Patitimes.com – Pelaku penembakan tukang tambal ban dengan airsoft gun di Boyolali akhirnya ditangkap. Pelaku inisial JNH (27) nekat melakukan aksi kekerasan tersebut perkara permasalahan utang dana investasi antara JNH dengan kakak korban.
“Motif dari tersangka ini melakukan aksi tersebut (menembak korban) adalah dikarenakan tersangka ada permasalahan hutang piutang dengan kakak korban,” terang Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana Saputra, Rabu (14/10/2026), dikutip Detik.
Ia menjelaskan, pelaku merasa sakit hati karena uangnya tidak kunjung dikembalikan oleh kakak korban. Namun, bukannya menyelesaikan urusan tersebut dengan yang bersangkutan, pelaku melampiaskan kekesalan terhadap korban Panji Suherman (23).
“Jadi yang punya permasalahan dalam hal ini, bukan korban sendiri. Namun dengan kakak korban,” kata Indra.
Menurut pemeriksaan, kakak korban dengan JNH melakukan kerja sama usaha servis handphone (HP) pada tahun 2024. Namun, usahanya tidak berjalan baik hingga merugi. JNH kemudian menagih uang hasil investasi yang sudah diberikan sebesar Rp25 juta, namun tidak membuahkan hasil.
“Sehingga tersangka ini terus menagih uang dari investasi yang sudah diberikan kepada kakak korban,” jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, pemilik usaha tambal ban di Boyolali, Jawa Tengah (Jateng), jadi korban penembakan airsoft gun oleh orang tak dikenal (OTK). Korban bernama Panji Suherman (23) menyampaikan ciri-ciri pelaku saat melakukan aksinya pada Sabtu (10/10/2026) yang lalu.
“Nggak tahu saya. (Wajahnya) Nggak kelihatan, tutupan semua. Pakai helm (half face), terus pakai masker, pakai motor Aerox putih,” tuturnya.
“(Pelaku) Agak, nggak tinggi-tinggi banget, se saya lah,” ujar dia. (*)

















