Komplotan WNA Diduga Lakukan Aksi Pencurian Modus Gendam di Klaten

Patitimes.com – Komplotan warga negara asing (WNA) diduga melakukan aksi pencurian dengan modus gendam di Klaten. Aksi serupa disebut sudah terjadi berkali-kali, baru-baru ini menyasar warga Desa Jambu Kidul, Kecamatan Ceper.

Kejadian tersebut terungkap lewat rekaman CCTV yang beredar di media sosial. Video tersebut memperlihatkan seorang pria berbaju putih datang ke toko milik korban bersama seorang wanita berbaju serba hitam. Pelaku pria sempat berbincang dengan pemilik toko.

Kedua pelaku tersebut berpura-pura ingin menukar uang, dan meminta agar korban mengambil uang dari dalam rumah. Saat pelaku wanita di ajak ke dalam, ternyata pelaku mengambil perhiasan korban berupa gelang.

Menanggapi kasus ini, Kapolsek Ceper, AKP Nahrowi, menyatakan belum ada laporan dari pihak korban. Namun, piket Polsek dan Kanit Reskrim sudah ke lokasi untuk melakukan pengecekan karena kejadian serupa pernah terjadi di beberapa lokasi.

Baca Juga :  Pemkot Semarang Berangkatkan 177 Lurah ke Peluncuran Kopdes Merah Putih di Klaten

“Kita tetap lakukan penyelidikan karena mirip kejadian sebelumnya di beberapa lokasi,” jelas Nahrowi, Jumat (15/5/2026), dikutip Detik

Pencurian dengan modus gendam atau hipnotis ini pernah terjadi beberapa kali di wilayah Klaten, salah satunya di toko bangunan di Jalan Ceper-Besole. Aksi tersebut melibatkan seorang WNA yang datang ke toko untuk menukar uang. Akibat aksi tersebut, korban menderita kerugian Rp 1,6 juta.

Kejadian serupa juga pernah terjadi di sebuah toko, Desa Sribit, Kecamatan Delanggu. Saat itu, ada tiga orang WNA melakukan gendam, sehingga korban secara tidak sadar membiarkan pelaku masuk ke kamar mengambil uang Rp 4 juta. (*)

Berita Terkait