Pati, Patitimes.com – Gerakan Masyarakat Peduli Pati (GMPP) menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Bupati Pati, Kamis (29/10/2026) siang. Sebanyak delapan tuntutan disampaikan kepada Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra.
Tuntutan pertama adalah kesepakatan antara Pemkab Pati dengan GMPP untuk tidak menurunkan foto Bupati Pati Nonaktif Sudewo. Menurutnya, hal itu sebagai bentuk penghormatan supremasi hukum, terlebih Sudewo masih menempuh jalur hukum.
“Harus menghormati supremasi hukum. Pati itu cinta damai. Pati yaitu menghormati hukum. Saat ini Pak Dewo masih menempuh jalur hukum,” kata Koordinator lapangan GMPP, Sutirto.
“Apa patut jika Pak Sudewo belum inkrah fotonya dicampakkan atau ditanggalkan. Kami tidak menginginkan, Panjenengan semua sudah tahu Pemilih Bupati Pati Pak Dewo dipilih secara mutlak berarti rakyat Pati warga masyarakat Pati masih menginginkan Pak Dewo memimpin kembali Kabupaten Pati,” lanjut dia.
Tuntutan kedua, GMPP meminta pertanggungjawaban dan transparansi pembangunan infrastruktur jalan yang menggunakan alokasi APBD 2025 sebesar Rp210 miliar. Ketiga, adanya evaluasi dan monitoring kualitas trotoar di sejumlah ruas jalan di Kabupaten Pati.
Keempat, massa meminta kejelasan kelanjutan program beasiswa bagi putra-putri daerah yang bersumber dari dana CSR. Poin kelima menyoroti sektor pelayanan publik, khususnya perbaikan antrian pendaftaran dan pengambilan obat di RSUD RAA Soewondo Pati.
Keenam, mendorong publikasi aset cagar budaya daerah, dan pembangunan museum kebudayaan Pati. Ketujuh, tuntutan penataan UMKM dan pengembalian Pedagang Kaki Lima (PKL) di Alun-alun Simpang Lima Pati.
Terakhir, GMPP meminta percepatan pembangunan Rumah Sakit Bhayangkara dan renovasi Stadion Joyokusumo. (*)















