Terungkap Penyelundupan BBM Subsidi di Wonogiri, Pakai Nopol Palsu dan Modifikasi Tangki

Patitimes.com – Terungkap praktik penyelundupan BBM subsidi di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Terkait kasus tersebut, warga Desa Ngaglik, Kecamatan Bulukerto, inisial S (44), diamankan aparat kepolisian.

Kapolres Wonogiri AKBP Haris Munandar Hasyim menyebutkan S melancarkan aksinya dengan memanfaatkan barcode My Pertamina dan pelat nomor berbeda untuk melakukan pengisian BBM secara berulang menggunakan kendaraannya.

“Pelaku melakukan pembelian BBM dengan menggunakan barcode My Pertamina dan Nopol yang berbeda dari identitas asli kendaraan tersangka,” kata dia, Rabu (7/10/2026), dikutip Detik.

“Tersangka berulang kali melakukan pengisian BBM dengan kendaraan yang sama, namun barcode dan nopol yang berbeda,” lanjut dia.

Ia menjelaskan, S mencetak lebih dari satu barcode dengan berbagai Nopol palsu, serta memodifikasi tangki mobil pikap. Setelah melakukan pengisian, pihaknya menjual BBM subsidi itu seharga Rp12 ribu per liter untuk mendapat keuntungan Rp2 ribu.

Baca Juga :  Pasar Kota Wonogiri Terbakar, Pedagang Panik Lari Selamatkan Dagang

“Setelah BBM terkumpul, tersangka menjual BBM bersubsidi tersebut seharga Rp 12 ribu/liter kepada pembeli yang memesan kepada tersangka. Motif jelas, untuk mendapatkan keuntungan dari selisih Rp 2.000 itu,” ujarnya.

Tersangka diketahui sudah melakukan modus penyelundupan BBM subsidi selama kurang lebih 4 tahun.

Pelaku akhirnya berhasil ditangkap di rumahnya pada Sabtu (3/10/2026) sore. Dari penangkapannya, polisi mengamankan satu unit mobil pelaku, sejumlah nopol kendaraan, sejumlah barcode My Pertamina, 70 galon air mineral kapasitas 15 litar, handphone, 45 jerigen kapasitas 35 liter. (*)