Semarang, Patitimes.com – Indonesia, khususnya Kota Semarang kembali mengukuhkan hubungan diplomatik modern dengan India, yang sebelumnya telah terjalin sejak berabad-abad lalu melalui jalur perdagangan maritim dan pertukaran budaya.
Momen tersebut ditandai dengan adanya kunjungan kehormatan yang dilakukan oleh Duta Besar (Dubes) India, Sandeep Chakravorty, ke Kota Semarang, dalam rangka memperkuat hubungan bilateral keduanya, khususnya di bidang investasi, pendidikan, pariwisata, dan pertukaran budaya.
“India bagi kami bukan hanya negara sahabat, tetapi juga bagian dari sejarah yang membentuk jiwa Kota Semarang. Hubungan ini adalah warisan yang harus kita lanjutkan dengan kolaborasi nyata,” jelas Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, dalam acara penyambutan Chakravorty.
Dalam hal ini, Agustina memberikan apresiasi atas kontribusi India kepada Kota Semarang melalui investasi yang terus dilakukan, termasuk adanya perusahaan farmasi seperti PT Macleods Pharmaceutical Indonesia dan perusahaan tekstil PT Bitratex Industries.
Kedua perusahaan tersebut dinilai Agustina telah memberikan dampak yang cukup positif bagi perekonomian daerah Kota Semarang, termasuk dengan penyerapan tenaga kerja. Selain itu, pihaknya juga menyoroti adanya kerja sama di bidang pendidikan.
Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mencatatkan adanya program pengabdian masyarakat atas mahasiswa dari O.P. Jindal Global University di Desa Wisata Jatirejo, Kecamatan Gunungpati, bersama dengan perguruan tinggi lokal.
Kemudian, ada pula peresmian “India Corner” di Universitas Negeri Semarang (UNNES) yang secara langsung telah difasilitasi oleh Kedutaan Besar (Kedubes) India untuk dijadikan sebagai ruang promosi budaya dan peluang studi.
Sementara, Chakravorty juga menyampaikan apresiasnya kepada Pemkot serta kontribusi dari sejumlah komunitas India di Semarang yang dinilai berperan aktif dalam kegiatan ekonomi dan sosial. Nantinya, ia berkomitmen bahwa India akan memperluas program beasiswa dan pelatihan bagi masyarakat Indonesia, termasuk aparatur pemerintah daerah.
Menanggapi hal tersebut, Agustina menyatakan bahwa pihaknya siap menindaklanjuti adanya peluang kerja sama yang konkret, termasuk dengan keikutsertaan aparatur dalam program pelatihan di India serta peluang kolaborasi yang berfokus di sektor industri kreatif dan perfilman.
“Kami berharap kunjungan ini menjadi awal langkah strategis untuk memperluas investasi, meningkatkan kualitas SDM (sumber daya manusia), serta memperkuat posisi Semarang sebagai kota tujuan wisata sejarah dan budaya bagi masyarakat India,” tegasnya. (*)
















