Grobogan, Patitimes.com – Orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) mengamuk dan melempari pecahan adukan semen hingga mengenai seorang pria lanjut usia (lansia) di Desa Jono, Kecamatan Tawangharjo, Kabupaten Grobogan.
Dikonfirmasi oleh Kapolsek Tawangharjo, AKP Sartono, peristiwa ini terjadi pada Selasa (10/3/2026) pagi sekitar pukul 07.00 WIB. Pihaknya turut membantah narasi yang menyebutkan bahwa ada kejadian pembacokan saat peristiwa tersebut.
“Bukan pembacokan. Itu warga setempat ODGJ (orang dengan gangguan jiwa) nyawati (melempari) orang yang lewat di depan rumahnya pagi tadi,” kata Sartono, Selasa (10/3/2026), dikutip Detik.
Terpisah, Kepala Desa Jono, Eko Winarno, membenarkan bahwa ODGJ tersebut merupakan salah satu warganya yang berinisial AAM (19). Ia mengatakan, AAM sempat mengonsumsi obat karena kondisi mentalnya, namun kambuh lagi setelah pengobatannya dihentikan.
“Wong kuwi (orang itu) ODGJ. Dulu sudah pernah masuk rumah sakit, dia rutin minum obat. Setelah kerja, menghentikan obat tahu-tahu kumat lagi, ngamuk-ngamuk,” kata Eko.
Kejadian berawal saat AAM mengamuk dan melempar orang-orang yang lewat dengan pecahan adukan semen. Pecahan tersebut kemudian mengenai seorang lansia yang sedang berjalan kaki, hingga menyebabkan tulang hidungnya bengkok.
“Iki mau ngerti-ngerti warga lewat ngarep omah dikepruk pakai pecahan adukan kaya semen, prokolan-prokolan itu (Tadi, tahu-tahu ada warga lewat depan rumah dipukul pakai pecahan adukan seperti semen, potongan-potongan besar itu),” jelas Eko.
“Kena Mbah Masio (86), tulangnya hidung bengkok. Dibawa ke RSUD Purwodadi,” sambungnya.
ODGJ tersebut kemudian dibawa ke puskesmas, kemudian RSUD Purwodadi untuk suntik bius. Menurut keterangan pihak rumah sakit, pemuda menderita gangguan jiwa tersebut itu perlu rutin meminum obat untuk mengatasi masalah mentalnya. (*)
Redaksi Patitimes.com


















