Pati, Patitimes.com – Terjadi kemacetan panjang di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Pati-Rembang maupun Rembang-Pati saat banjir menggenang. Genangan air di kawasan tersebut mengakibatkan kemacetan hingga 1 kilometer.
“Kami berada di pertigaan Widorokandang merupakan salah satu akses Pantura Pati, hari ini mengalami perlambatan arus karena air dari sungai melimpas ke pantura,” kata Anggota Satlantas Polresta Pati, Iptu Apri Hermawan, Kamis (15/1/2026), dikutip Detik.
Diketahui, banjir terjadi akibat luapan Sungai Simo di Kabupaten Pati hingga menyebabkan air menggenang sedalam 10 hingga 15 sentimeter. Kemacetan juga diperparah karena jalan-jalan yang berlubang, sehingga kendaraan yang melintas harus memperlambat lajunya.
“Kedalaman banjir 10 sampai 15 sentimeter,” ujarnya.
Polisi telah melakukan pengaturan arus lalu lintas dan memantau kondisi jalan selama 24 jam di lokasi. Pihaknya juga mengimbau kepada para pengendara jalan untuk berhati-hati saat melintasi jalan yang terendam banjir.
“Kami melakukan pengaturan lalu lintas dan pengaturan rekayasa lalu lintas di lokasi,” jelas apri.
“Kami senantiasa di lokasi selama 24 jam. Kami memastikan untuk pengemudi yang melintas di genangan air senantiasa berhati-hati,” lanjutnya.
Berdasarkan update data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati per hari Rabu, (14/1/2026) pukul 08.00 WIB, ada 127 desa dari 20 kecamatan di Kabupaten Pati yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor dipicu cuaca ekstrem sejak beberapa hari lalu.
Di antaranya, Kecamatan Pati ada 20 lokasi terdampak, Kecamatan Wedarijaksa 8 desa terdampak, Kecamatan Margoyoso 12 desa terdampak, Kecamatan Tayu 3 desa terdampak, Kecamatan Dukuhseti 10 desa terdampak.
Selain itu, Kecamatan Tlogowungu ada 3 desa terdampak, Kecamatan Margorejo ada 4 desa terdampak, Kecamatan Tambakromo ada 3 desa terdampak, Kecamatan gabus ada 7 desa terdampak, Kecamatan Winong ada 14 desa terdampak.
Kecamatan Batangan ada 3 desa terdampak, Kecamatan Jakenan ada 11 desa terdampak, Kecamatan Juwana ada 12 desa terdampak, Kecamatan Gembong ada 1 desa terdampak, Kecamatan Trangkil ada 2 desa terdampak.
Serta, Kecamatan Gunungwungkal ada 3 desa terdampak, kecamatan Pucakwangi ada 3 desa terdampak, Kecamatan Sukolilo ada 3 desa terdampak, Kecamatan Cluwak ada 4 desa terdampak, dan Kecamatan kayen ada 1 desa terdampak. (*)
Redaksi Patitimes.com


















