Kebakaran di Gudang Pabrik PT Dua Kelinci, Kerugian Capai Rp50 Miliar

Pati, Patitimes.com – Terjadi kebakaran di gudang pabrik PT Dua Kelinci di Jalan Raya Pati-Kudus, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, pada Senin (1/12/2025) malam. Tak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian mencapai puluhan miliar rupiah.

Kepala Satpol PP Kabupaten Pati Tri Wijanarko mengatakan, pihaknya baru mendapat laporan pada 19.40 WIB. Sebanyak sembilan unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) dan lima truk tangki air dikerahkan ke lokasi. Kobaran api berhasil dipadamkan menjelang tengah malam.

Ia mengatakan, bangunan yang terbakar merupakan gudang RMPN dan Finish Good yang kondisinya tertutup, serta di dalamnya terdapat barang-barang mudah terbakar. Kondisi tersebut membuat kobaran api cepat membesar.

Baca Juga :  Kebakaran Rumah di Grobogan, Sertifikat Berharga dan Uang Tunai Ludes Terbakar

“Jumlah armada mobil damkar di serahkan terus ditambah, karena api semakin membesar dan dikhawatirkan merambat ke bangunan lain dan pemukiman penduduk,” kata Tri, dikutip MetroTV News.

Setelah api dipadamkan, pihak kepolisian dan forensik terjun ke lapangan dalam rangka penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp50 miliar.

“Diperkirakan kerugian mencapai Rp50 miliar yakni selain ludesnya batang di dajam gudang juga kerusakan bangunan yang ditimbulkan,” tutur dia lagi.

Kasi Damkar Satpol PP Pati, Wahyu Widiatmoko menyebutkan, petugas sempat mengalami kendala saat berusaha memadamkan api di gedung berlantai tiga tersebut. Pihaknya melakukan pemadaman mulai dari lantai teratas.

Baca Juga :  Program MBG di Pati Masih Bertahap, Bupati Sudewo Tekankan Pengawasan Ketat

“Kesulitan karena bangunan tertutup tiga lantai, sehingga kami berusaha dari atas dulu baru turun ke lantai dasar,” kata Wahyu, dikutip Kompas.

Banyak informasi yang beredar terkait penyebab kebakaran. Namun, saat ini, petugas masih berupaya mencari tahu penyebab kebakaran gudang pabrik PT Dua Kelinci tersebut.

“Sumber api dari gudang, penyebabnya belum ada keterangan dari Inafis,” tegas dia lagi. (*)