Pati, Patitimes.com – Petani di Desa Bumiharjo, Kecamatan Winong, menggelar panen raya padi dengan produksi hingga 10,28 ton per hektare. Ini sejalan dengan program 10 ton per hektare yang diinisiasi Pemkab Pati.
Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra turut hadir dalam gelaran tersebut bersama Anggota Komisi IV DPR RI Firman Soebagyo. Menurutnya, panen raya di Desa Bumiharjo ini menjadi bukti keberhasilan program dalam meningkatkan produktivitas pertanian.
“Kegiatan hari ini, saya ditemani Pak Firman untuk membuktikan program satu hektare 10 ton di Desa Bumiharjo, Kecamatan Winong. Pagi ini sudah dicek dan hasilnya mencapai 10,28 ton,” kata dia, Sabtu (7/2/2026).
Ia menyebutkan, keberhasilan program tersebut tak lepas dari peran lintas sektor, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa. Para petani juga telah diberikan pendampingan intensif, serta penyaluran pupuk subsidi penuh dengan pupuk pendukung yang tepat.
Upaya tersebut dinilai mampu meningkatkan hasil panen yang sebelumnya hanya berkisar 5–7 ton per hektare menjadi lebih dari 10 ton.
“Ini program yang luar biasa karena tim pertanian dari kecamatan sampai desa bekerja keras melakukan sosialisasi dan pendampingan,” ujar Chandra.
“Petani di sini masih menggunakan 100 persen pupuk subsidi, ditambah pupuk pendukung. Hasilnya produksi bisa mencapai 10,2 ton. Insya Allah semua beres. Cuma tinggal bantuan alat-alat pertanian ini yang mungkin Pak Firman bisa membantu kami,” lanjut dia.
Anggota Komisi IV DPR RI, Firman Soebagyo turut mengapresiasi capaian Pemerintah Kabupaten Pati dalam mengoptimalkan produksi padi. Menurutnya, upaya tersebut sejalan dengan cita-cita nasional dalam percepatan swasembada pangan, serta stabilisasi harga pangan.
“Ini patut diapresiasi karena faktanya capaian swasembada pangan nasional justru lebih cepat dari rencana. Stok beras nasional di awal tahun ini mencapai 3,32 juta ton. Namun capaian ini harus dijaga keberlanjutannya dengan mengantisipasi gagal panen dan anomali cuaca,” ujar Firman. (*)
Redaksi Patitimes.com


















