Semarang, Patitimes.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang melakukan upaya terbaik dalam mengatasi banjir yang melanda di wilayah Semarang.
Banjir yang melanda Kecamatan Genuk, Semarang Utara pun menjadi perhatian tersendiri. Wali Kota Semarang, Agustina mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah untuk mempercepat banjir surut. Salah satunya dengan menambah pompa air.
Pompa air ditambah dengan kapasitas 1.000 liter per detik. Selain itu, pihaknya juga melakukan pemantauan langsung di lapangan agar dapat melakukan penanganan dengan cepat.
“Kita berusaha mengantisipasi. Dalam satu atau dua hari ke depan diharapkan ada tambahan pompa lagi dengan kapasitas 1.000 liter per detik,” ujarnya.
Selain memastikan air surut, pihaknya juga menyoroti aktivitas ekonomi masyarakat yang terdampak dengan adanya banjir ini.
“Dampak paling berat dari banjir ini adalah lumpuhnya aktivitas ekonomi warga. Banyak masyarakat kita yang bergantung pada penghasilan harian, sehingga saat banjir mereka tidak bisa bekerja,” ujarnya.
Dalam membantu warga terdampak banjir, Pemkot bersama berbagai pihak termasuk Polda dan Koramil telah membangun dapur umum di sejumlah titik serta membuka posko terpadu diantaranya posko kesehatan, posko logistik, dan posko penanganan lalu lintas.
“Teman-teman dari Polda dan Korem sudah turun langsung membangun dapur umum. Itu sangat membantu masyarakat. Kita juga sudah membuka beberapa posko terpadu agar penanganannya lebih cepat dan terarah,” paparnya.
Agar lalu lintas tak terdampak parah, tim gabungan juga terjun ke lapangan untuk mengatur arus lalu lintas, terutama di kawasan yang tergenang maupun di lokasi perbaikan jalan. Rekayasa lalu lintas dilakukan secara situasional agar mobilitas masyarakat tetap terjaga.
Berbagai langkah yang dilakukan harapannya bisa menjaga keselamatan warga sekaligus mempercepat pemulihan aktivitas ekonomi akibat banjir. (Adv)
Redaksi Patitimes.com





















